SINGARAJA, RadarBuleleng.id - SLB Negeri 1 Buleleng menggelar pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan dengan pameran vokasi dan pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momen perpisahan bagi para siswa yang telah menuntaskan pendidikan, tetapi juga menjadi panggung untuk menampilkan kreativitas, keterampilan, dan potensi yang selama ini diasah di lingkungan sekolah.
Berbagai hasil karya vokasi serta penampilan seni dari siswa berkebutuhan khusus mendapat apresiasi dari para undangan yang hadir.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi siswa untuk terus berkarya dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kepala SLB Negeri 1 Buleleng, Made Winarsa, mengatakan saat ini sekolah yang dipimpinnya menampung 157 orang siswa dengan beragam karakteristik dan kebutuhan khusus.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan sesuai kebutuhan masing-masing siswa.
Menurut Winarsa, sekolah juga telah dilengkapi fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 orang siswa.
Asrama tersebut diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari wilayah yang jauh dari sekolah dan telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai.
Keberadaan asrama itu diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, tidak hanya di Kabupaten Buleleng, tetapi juga dari daerah sekitarnya yang membutuhkan layanan pendidikan khusus.
Dalam kesempatan itu, Winarsa turut mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anak mereka.
Ia menegaskan setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keunggulan yang dapat berkembang apabila mendapatkan perhatian dan pola pendampingan yang tepat.
“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.
Menurutnya, kepercayaan diri orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar, potensi yang dimiliki anak berkebutuhan khusus dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya