SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Perbekel Nagasepeha, I Wayan Sumeken, mendorong agar Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, maju sebagai calon bupati pada ajang Pilkada Buleleng 2024.
Dorongan itu disampaikan Sumeken saat Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana melakukan kunjungan ke Buleleng.
Kunjungan itu berkaitan dengan penyerahan bantuan sambungan listrik yang dilakukan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali di Desa Nagasepaha, Jumat (5/4/2024).
Saat diwawancara, Sumeken menyatakan saat ini pejabat yang menduduki posisi pj. bupati terasa seperti bupati definitif.
Sumeken punya alasannya sendiri. Menurutnya bupati yang terdahulu, tidak pernah melakukan kunjungan ke Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng.
Padahal dirinya sudah mengirimkan undangan. Termasuk mengirimkan oleman (undangan secara adat), namun belum berhasil mendatangkan bupati.
“Mungkin karena secara politik ya. Mungkin teritorial desa tyang dengan penduduk yang sedikit, mungkin itu yang menyebabkan bupati tidak mau berkunjung ke desa kami,” ujarnya.
Meski tidak pernah dikunjungi kepala daerah, Sumeken menyatakan desanya punya potensi luar biasa.
Ia mengklaim Nagasepaha merupakan pusat kerajinan yang ada di Buleleng. Hal itu dibuktikan dengan kerajinan wayang kaca yang mendapat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada tahun 2020 lalu.
Selain itu Desa Nagasepaha juga memiliki sejumlah kerajinan lain. Sebut saja kerajinan mute.
Ia pun berharap agar kedepannya Buleleng memiliki sosok bupati definitif seperti Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana.
Harapan yang dimaksud ialah bupati bukan hanya mengerjakan administrasi, tapi juga turun ke lapangan bertemu dengan harapan.
“Kalau beliaunya mau maju, saya di depan lho. Saya berani katakan saya di depan,” tegasnya.
Sumeken mengaku sudah 16 tahun memangku jabatan sebagai perbekel. Namun baru sejak tahun 2023 lalu, aparatur pemerintah desa bisa mendapatkan gaji pada bulan Januari.
“Itu yang luar biasa dari pak pj bupati yang bisa bangun administrasi dan birokrasi di Buleleng. ini harapan besar dari seorang aparatur desa,” imbuhnya.
Sumeken juga mengingatkan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan di Indonesia, termasuk di Buleleng. Sehingga hal yang berkaitan dengan pembangunan desa, harus menjadi perhatian bupati.
“Kami merasa bangga sebagai seorang perbekel memiliki Pj. Bupati,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya