KUBUTAMBAHAN, RadarBuleleng.id - Pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana punya strategi dalam mengembangkan pariwisata di Buleleng.
Pasangan Mulia PAS menyebut Buleleng sangat cocok menjadi lokasi wisata bahari, utamanya untuk diving dan snorkeling.
Strategi itu menyerupai program Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) yang berlangsung pada saat pandemi covid-19 lalu.
Baca Juga: WNA Rumania Jadi Instruktur Diving di Buleleng, Langsung Dideportasi
Saat itu, pemerintah menenggelamkan struktur terumbu karang berbagai bentuk di beberapa lokasi.
Struktur terumbu karang itu ditenggelamkan di Desa Kaliasem, Desa Tukadmungga, Desa Baktiseraga, Desa Pacung, maupun Desa Les.
Kini struktur tersebut mulai berkembang. Dalam beberapa waktu kedepan, struktur terumbu karang itu akan berkembang menjadi objek menarik untuk wisata selam.
Calon Wakil Gubernur Bali, Putu Agus Suradnyana mengungkapkan, Buleleng sangat potensial menjadi lokasi wisata diving dan snorkeling.
“Bali selatan biar wisata surfing. Nah di Buleleng nanti diving dan snorkeling, karena pantainya tenang,” kata Agus.
Baca Juga: Pulihkan Ekosistem Laut, Pemprov Bali Restorasi Terumbu Karang di Perairan Pemuteran
Ia menyebut, pemerintah bisa menenggelamkan kapal perang milik TNI Angkatan Laut yang telah pensiun.
Kapal itu bisa saja ditenggelamkan di beberapa titik yang potensial. Entah itu di Bondalem, Les, atau Gerokgak.
Agus meyakini kapal itu akan menjadi objek wisata baru bagi para penggemar wisata diving.
Agus Suradnyana mencontohkan wisata diving di Amed, Karangasem yang digerakkan oleh kapal perang USS Liberty.
“Dulu di Amed ada kapal perang tenggelam saja, jadi objek wisata. Saya yakin, kapal perang bekas bisa ditenggelamkan, pasti jadi objek wisata,” demikian Agus. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya