SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng terus menggencarkan upaya peningkatan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi yang digelar di SMAN 1 Gerokgak, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan tersebut menyasar pelajar sebagai calon pemilih pemula yang dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi ke depan.
Terlebih pada Pemilu 2029 mendatang, Generasi Z disebut akan menjadi pemilih terbanyak.
Komisioner KPU Buleleng Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Hubungan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Putu Arya Suarnata mengatakan, pemilih pemula punya peran sangat penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi.
Menurutnya kesadaran politik harus dibangun sejak dini di kalangan pelajar. Sehingga Gen Z tidak tumbuh sebagai generasi yang apolitis.
Selain itu, Arya juga mengingatkan bahwa pemilih pemula rentan menjadi sasaran pengaruh berbagai pihak, terutama menjelang masa kampanye.
“Sebagai pemilih pemula, kami berharap Gen Z lebih cermat dalam menyaring informasi dari berbagai sumber, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menentukan pilihan berdasarkan hati nurani,” ujarnya.
Sosialisasi diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII yang dalam lima tahun ke depan telah memenuhi syarat sebagai pemilih pemula.
Para siswa dibekali berbagai informasi penting terkait penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan, mulai dari jenis-jenis pemilihan, jumlah surat suara yang akan diterima, hingga persyaratan untuk menggunakan hak pilih.
Melalui pendidikan demokrasi tersebut, diharapkan para siswa memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta peran strategis generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya