SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Peta politik di Kabupaten Buleleng kini semakin menghangat.
Mantan kader PDI Perjuangan, Ketut Putra Sedana atau yang dikenal dengan sapaan Dokter Caput, belakangan semakin sering terlihat bersama Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah.
Kedekatan keduanya pun memunculkan spekulasi bahwa Dokter Caput segera berlabuh ke Partai Gerindra.
Isu tersebut semakin menguat setelah Dokter Caput disebut telah diperkenalkan langsung kepada Ketua MPR RI yang juga Ketua Dewan Kehormatan Gerindra, Ahmad Muzani.
Pantauan Radar Buleleng, kedekatan Dokter Caput dengan De Gadjah mulai terlihat sejak momentum Pilkada 2024.
Belakangan, keduanya juga beberapa kali tampil bersama dalam sejumlah agenda penting di Buleleng.
Salah satunya saat kunjungan Wakil Menteri Agama RI, K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i ke Buleleng pada April lalu. Dokter Caput terlihat ikut mendampingi De Gadjah dalam kegiatan tersebut.
Bahkan ketika Ketua MPR RI Ahmad Muzani datang ke Bali, keduanya juga tampak makan siang bersama di Denpasar.
De Gadjah pun tidak menampik adanya komunikasi politik dengan Dokter Caput. Bahkan ia mengaku terbuka jika mantan politisi PDI Perjuangan itu ingin bergabung dengan Gerindra.
”Kami malah dengan senang hati, kalau beliau berkenan ke Gerindra. Luar biasa potensi Dokter Caput,” ujar De Gadjah.
Sinyal bergabungnya Dokter Caput ke partai berlambang garuda itu semakin santer usai pertemuan dengan Ahmad Muzani setelah kegiatan kuliah umum di Kampus IAHN Mpu Kuturan, Jumat (15/5/2026).
Kala itu, De Gadjah memperkenalkan Dokter Caput kepada Muzani di dalam mobil sebelum Ketua MPR RI tersebut bertolak menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Sempat terjadi perbincangan singkat antara Muzani dan Dokter Caput yang memicu berbagai spekulasi, sebelum akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama.
Menanggapi isu perpindahan partai, Dokter Caput memilih bersikap diplomatis. Ia mengakui dinamika politik semacam itu wajar muncul, terlebih setelah dirinya resmi keluar dari PDI Perjuangan.
Saat ini, ia mengaku lebih banyak fokus menjalankan kegiatan sosial di tengah masyarakat. Namun ia juga tidak menutup kemungkinan terhadap berbagai proses politik yang berjalan.
”Semuanya ini kan berproses, karena kemanapun melangkah, ujung-ujungnya untuk kepentingan masyarakat. Biarkanlah alam yang akan menjawab itu dan waktu yang menentukannya,” katanya.
Dokter Caput juga menyebut hubungannya dengan De Gadjah sangat dekat layaknya saudara. Karena itu, komunikasi dan pertemuan di antara mereka kerap terjadi.
Saat ditanya soal pinangan dari Gerindra, Dokter Caput memilih jawaban yang sangat diplomatis.
”Sebenarnya hal itu tidak perlu saya jelaskan. Wartawan sudah lebih pintar untuk menilai hal itu,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya