SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sanggar Seni Santhi Budaya menjadi wakil Provinsi Bali pada festival seni internasional bertajuk Pesta Gendang Nusantara Malaysia.
Sanggar seni yang bermarkas di Kelurahan Liligundi, Buleleng itu, memboyong puluhan seniman ke negeri jiran. Sebanyak 16 orang diantaranya adalah penari, dan enam orang lainnya adalah kru pendukung pementasan.
Para seniman asal Buleleng itu tampil di Malaysia sejak Selasa (2/1/2024) hingga Minggu (7/1/2024). Mereka melawat ke sana atas undangan Pemerintah Diraja Malaysia dan UNESCO.
“Ada 72 tim penampil, baik lokal Malaysia, gabungan seni Melayu Nusantara serta Asia dan Eropa,” kata Ketua Sanggar Seni Santhi Budaya, I Gusti Ngurah Eka Prasetya, saat dihubungi Minggu (7/1/2024).
Eka menyatakan lawatan itu merupakan kegiatan non profit. Penampilan mereka juga menjadi sebuah diplomasi perdamaian dunia, melalui kancah seni budaya.
Menurutnya program seni budaya ini lebih menekankan pada pengenalan identitas seni budaya masing-masing negara. Sehingga terjalin persahabatan serta promosi budaya. Baik itu budaya Bali khususnya, budaya Indonesia umumnya.
“Kita berikan anak didik pengalaman secara langsung mengenal dunia Internasional budaya yang mana saat kehidupan sosial budaya yang selama ini yang mereka hanya bisa lihat dari gadget saja,” ujarnya.
Lebih lanjut Eka mengatakan, agar bisa tampil ke luar negeri, bukan perkara mudah. Sanggar Seni Santhi Budaya harus menjalani proses selama 15 tahun, sehingga mendapat lisensi tampil pada festival Internasional.
Asal tahu saja, Sanggar Seni Santhi Budaya rutin melawat ke luar negeri setiap tahunnya. Pada tahun lalu, Santhi Budaya melawat ke Korea Selatan. Tahun ini, selain melawat ke Malaysia, mereka juga berencana kembali ke Korea dan melakukan lawatan budaya di Eropa. (*)
#SeniBali
#PestaGendang
#SanggarSeniSanthiBudaya
#BudayaBali
#DiplomasiSeni
#FestivalInternasional
#PrestasiSeni
#SeniTradisional
#KeindahanBudaya
#SeniBudayaBali
Editor : Eka Prasetya