Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Siswa Calon Paskibraka di Buleleng Mulai Ikuti Seleksi, Harus Paham Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Eka Prasetya • Kamis, 14 Maret 2024 | 22:04 WIB
TES TULIS: Proses seleksi tes tulis berbasis komputer yang diikuti calon paskibraka di Buleleng.
TES TULIS: Proses seleksi tes tulis berbasis komputer yang diikuti calon paskibraka di Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Buleleng mulai berjalan.

Pemkab Buleleng, dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng semakin menciutkan jumlah pelamar.

Pada awal Maret lalu, Kesbangpol Buleleng telah menciutkan jumlah pelamar.

Semula ada 324 orang yang melamar sebagai calon Paskibraka di Buleleng.

Setelah melalui tahap seleksi administrasi, jumlah pelamar merosot menjadi 238 orang saja.

Jumlah itu akan dikurangi lagi. Karena kuota Paskibraka yang tersedia hanya sebanyak 70 kursi.

Sejak Rabu (13/3/2024), 238 orang pelamar itu menjalani proses seleksi dengan metode Computer Assisted Test (CAT) atau tes berbasis komputer.

Proses seleksi itu dilakukan di SMKN 2 Singaraja. Seleksi itu berlangsung hingga Kamis (14/3/2024).

Dalam proses seleksi itu, soal yang diambil berasal dari bank soal yang disediakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Kepala Badan Kesbangpol Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono mengatakan, materi dalam tes CAT berkisar antara pemahaman tentang Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Menurutnya proses seleksi itu juga cukup ketat. Sesuai dengan petunjuk teknis BPIP, hanya mereka yang melampaui passing grade yang bisa lolos ke tahap berikutnya.

“Passing grade itu harus di atas 70 persen. Kalau di bawah itu, otomatis tidak lulus,” katanya.

Menurut Kappa, setelah tes tulis, masih ada serangkaian tes lain yang harus diikuti para peserta.

Yakni tes intelegensi umum, tes kesehatan, tes kesamaptaan, tes parade, dan seleksi peraturan baris berbaris.

Sementara itu, salah seorang peserta seleksi, Anak Agung Gede Wira Putra mengaku dirinya sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari.

Dia memang punya tekad lolos sebagai Paskibraka, dengan harapan bisa mewakili sekolahnya.

"Saya terus berlatih di sekolah, baik dari baris berbaris dan mempersiapkan soal untuk tes hari ini. Saya yakin bisa menjadi anggota  Paskibraka," ujarnya. (*)

Editor : Eka Prasetya
#Pasukan Pengibar Bendera Pusaka #buleleng #siswa #paskibraka