SINGARAJA-Bulan Bung Karno biasanya dirayakan dengan berbagai cara, seperti perlombaan maupun acara seremoni lainnya.
Namun yang dilakukan Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Buleleng mungkin saja dapat ditiru, karena mereka melakukan penanaman pohon di wilayah Puncak Landep, Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Penanaman pohon ini dilakukan pada Minggu (17/6) pagi. Menuju ke wilayah tersebut memang dibutuhkan tenaga ekstra, mengingat lokasinya yang berada di ketinggian.
Di puncaknya, terdapat sebuah pura yang konon menjadi lokasi peristiwa sejarah, yang mana saat itu Panji Sakti yang dibawa oleh Ki Panji Landung di pundaknya hingga mampu melihat seluruh wilayah, yang kelak menjadi kepunyaan Panji Sakti.
Ketua BMI Buleleng, Ketut Putra Sedana mengatakan pihaknya melakukan kegiatan Bulan Bung Karno sembari mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana.
Yakni melakukan persembahyangan, merawat alam, serta membangun harmonisasi dengan masyarakat setempat.
Bahkan BMI Buleleng menanam pohon di Puncak Landep tidak sembarangan. Mereka menanam pohon nagasari yang tergolong langka.
Katanya, pohon tersebut memiliki filosofi kemakmuran dan keharuman.
“Harapannya, ditanam di Puncak Landep dapat membawa keharuman dan kemakmuran yang bervibrasi ke seluruh masyarakat Buleleng,” tegas pria yang juga bakal calon bupati Buleleng 2024.
Sementara itu, Kelian Desa Adat Munjung Sari Kerthi, Kadek Artawayasa mengaku bila warganya memang sudah melakukan penanaman pohon juga.
Namun adanya kegiatan serupa dari pihak internal, tentu membawa angin segar bagi penghijauan di Puncak Landep serta pura yang ada di sana.
“Ini salah satu wujud untuk melestarikan lingkungan hutan yang ada di Buleleng. Mudah-mudahan dapat bermanfaat,” ujarnya. ***
Editor : Donny Tabelak