Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tanggapi Masukan Dewan, Pj Bupati Buleleng: Langsung Dicek

Francelino Junior • Jumat, 2 Agustus 2024 | 01:35 WIB
Anggota DPRD Buleleng, Made Sudiarta atau De Tamu
Anggota DPRD Buleleng, Made Sudiarta atau De Tamu

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana menanggapi masukan yang disampaikan anggota DPRD Buleleng, Made Sudiarta atau De Tamu dalam rapat paripurna pada Rabu (31/7). Kata Lihadnyana, pihaknya langsung melakukan pengecekan.

Pj Bupati Buleleng mengatakan pihaknya sudah memeriksa keadaan Jalan Pattimura yang dipermasalahkan kondisinya oleh De Tamu.

Lihadnyana mengatakan bahwa pemeliharaan infrastruktur tentu memakai anggaran, yang tentu harus melewati perencanaan dulu.

”Kalau pakai anggaran, ada perencanaannya. Kalau pun ada anggaran, harus ada mekanisme pelaksanaan seperti lelang. Gak boleh keluarin uang sembarangan, kami upayakan bertahap,” ujarnya pada Kamis (1/8).

Lihadnyana mengatakan, untuk Jalan Pattimura tidak hanya dilakukan perbaikan saja, melainkan juga penertiban.

Sehingga arus lalu lintas di sana dapat lancar, lantaran dilalui kendaraan dengan bobot berat.

Selain itu, ia juga mengaku telah memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, untuk memperhatikan kembali kebersihan pada saluran air, serta titik-titik langganan banjir.

”Saya sudah telepon Balai Jalan Nasional, karena Jalan A.Yani dan Mayor Metra itu kewenangan pusat. Saya minta sebelum 17 Agustus, bisa selesai dikerjakan. Bagaimana pun juga, yang memanfaatkan kan masyarakat,” tutupnya.

Sebelumnya, Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Buleleng terhadap Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 berlangsung menarik.

Juru bicara Fraksi Nasdem, Made Sudiarta atau De Tamu malah memberikan masukan kepada Pj Bupati Buleleng, di luar pandangan yang disampaikannya. Ini tentu mengejutkan para hadirin rapat.

De Tamu mengaku banyak catatan yang sebenarnya ia miliki utamanya mengenai dengan infrastruktur di Kabupaten Buleleng.

Hanya saja, lanjut anggota DPRD Buleleng itu, catatan yang selalu diberikan oleh dewan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng cuma menjadi catatan belaka.

”Banyak yang bisa disoroti, tapi hanya jadi catatan saja, sing ade ape (tidak ada realisasi). Percuma kami koar-koar. Anggota dewan tidak ada wibawanya,” ujarnya berapi-api. ***

 

Editor : Donny Tabelak
#dprd buleleng #rapat paripurna #infrastruktur #pemkab buleleng #Penjabat Bupati Buleleng