SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Polres Buleleng mengerahkan 760 orang personel untuk mengawal masa tenang Pilkada Buleleng 2024.
Personel itu mendapat perintah mengawal masa tenang yang berlangsung pada Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024).
Ratusan personel itu harus siaga guna mengantisipasi terjadinya konflik di masyarakat selama masa tenang.
Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi meminta agar seluruh personel menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama tahapan kampanye.
Menurutnya masa tenang justru menjadi masa krusial pada tahapan Pilkada Buleleng. Sebab ada tahapan yang perlu mendapat pengawalan dari kepolisian.
Salah satunya adalah proses penertiban alat peraga kampanye (APK) yang wajib dikawal dan diamankan, guna mengantisipasi terjadinya gangguan arus lalu lintas.
Selain itu ada proses distribusi logistik Pilkada ke desa-desa. Adapun proses distribusi akan berlangsung pada Senin (25/11/2024).
“Personel harus menjaga netralitas dan menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apapun,” ujarnya.
Widwan juga meminta seluruh personel mengantisipasi hoaks yang menyebar lewat media sosial. Sebab hoaks berpotensi memicu kerawanan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lebih lanjut Widwan mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan ratusan personel siaga di sejumlah titik strategis.
Polres Buleleng juga mendapat bantuan personel dari Brimob Polda Bali serta Pasukan Dalmas dari Polda Bali.
“Personel Brimob sudah siaga di Polsek Seririt. Sedangkan Dalmas siaga di Aula Polres. Mereka siap bergerak kapan saja,” tegas Widwan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya