SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk KM 58,9 di wilayah Banjar Dinas Pengumbahan, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Laka lantas itu terjadi pada Rabu (2/4) sekitar pukul 12.00 Wita. Akibatnya, dua orang harus mengalami patah tulang.
Peristiwa ini melibatkan kendaraan roda dua yakni sepeda motor Honda Vario nomor polisi (nopol) DK 3842 ZL yang dikendarai oleh Putu Eka Mahardika, 19, warga Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana dengan Yamaha NMax nopol DK 5602 VH yang dikendarai oleh Ketut Sudarsana, 26, warga Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Awalnya, Sudarsana datang dari arah timur (Singaraja) menuju ke barat (Gilimanuk).
Namun saat di lokasi kejadian, ia tidak dapat mengendalikan sepeda motor Yamaha NMax miliknya.
Alhasil, kendaraannya itu oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan.
Naas dari arah berlawanan, datang Eka Mahardika dengan sepeda motor Honda Vario.
Karena Sudarsana yang tidak dapat mengendalikan kendaraannya, kemudian tiba-tiba masuk ke jalur Eka, membuat kecelakaan tidak dapat dihindarkan.
”Karena sepeda motor Yamaha NMax DK 5602 VH oleng ke kanan, namun saat bersamaan datang Honda Vario DK 3842 ZL dari arah berlawanan, sehingga terjadi laka lantas. Kecelakaan depan lawan kiri,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika pada Kamis (3/4) siang.
Kerasnya benturan membuat kedua pengendara sepeda motor ini terkapar di Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk.
Dari video yang beredar di media sosial, Eka Mahardika dan Sudarsana sama-sama terkapar di pinggir jalan namun di jalur yang berseberangan. Begitu juga dengan kendaraan mereka.
Sepeda motor Honda Vario DK 3843 ZL bahkan tampak hancur hanya menyisakan mesin, rangka, dan bannya saja. Sedangkan Yamaha NMax DK 5602 VH mengalami kerusakan di bagian depannya.
Kerasnya benturan, membuat Eka Mahardika mengalami patah tangan kanan dan kaki kiri. Sedangkan Sudarsana mengalami patah paha kiri, luka terbuka di kepala belakang, dan tidak sadarkan diri.
”Keduanya dirawat di Puskesmas Gerokgak II, kemudian dirujuk ke RSUD Buleleng untuk perawatan lebih lanjut,” tandas Kasi Humas Polres Buleleng.***
Editor : Donny Tabelak