Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Detik-detik Warga Temukan Jenazah Made Serina di Pantai Lingga: Tak Menyangka Mantan Atasan

Francelino Junior • Senin, 12 Januari 2026 | 18:45 WIB
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi jenazah Made Serina, pensiunan PNS yang sempat dilaporkan hilang terseret arus. Jenazah korban ditemukan di Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri.
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi jenazah Made Serina, pensiunan PNS yang sempat dilaporkan hilang terseret arus. Jenazah korban ditemukan di Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sore itu, cuaca di kawasan Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, kurang bersahabat. 

Ombak pasang dan angin kencang membuat aktivitas warga di sekitar pantai menjadi terbatas. 

Namun di tengah kondisi tersebut, sebuah peristiwa mengharukan terjadi, pada Senin (12/1/2026) sore sekitar pukul 16.30 WITA.

Jro Made Susila, Kelian Banjar Adat Banyuasri Kelod, tak pernah menyangka bahwa sosok yang ia lihat terombang-ambing di muara Pantai Lingga adalah mantan atasannya semasa berdinas. 

Sosok itu belakangan diketahui sebagai Made Serina, 59, pensiunan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Buleleng. Serina diketahui tinggal di BTN Griya Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. 

Awalnya, Susila bersama ibu dan adiknya berada di kawasan Pura Petirtaan Lingga Pawitra untuk memantau kondisi pura, menyusul cuaca buruk yang melanda wilayah pesisir.

“Kami biasa atensi pura kalau cuaca begini. Waktu itu kami duduk, lalu saya lihat seperti ada orang mandi di muara,” kata Susila.

Kecurigaan mulai muncul karena kondisi air laut sedang pasang. Menurutnya, hampir mustahil ada orang yang mandi di lokasi tersebut dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

“Saya pikir ini nggak masuk akal. Airnya pasang dan arusnya kuat,” ujarnya.

Susila kemudian mendekati lokasi. Saat itulah ia tersadar. Sosok yang ia lihat ternyata adalah jenazah. 

Lebih mengejutkan lagi, ia mengenali wajah tersebut sebagai Made Serina, mantan atasannya ketika masih berdinas di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Buleleng.

Terakhir Made Serina memangku jabatan sebagai kepala seksi pada bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan.

“Saya yakin itu Pak Serina. Beliau mantan atasan saya,” ucap pria yang juga ASN di Dinas P2KBP3A Buleleng itu.

Bersama warga sekitar, Susila kemudian berupaya mengevakuasi jenazah ke bibir pantai. 

Setelah itu, ia segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti oleh tim SAR.

Susila mengungkapkan, meski Made Serina telah pensiun sekitar setahun terakhir, komunikasi di antara keduanya masih terjalin dengan baik. 

Bahkan, menjelang masa pensiun, Susila kerap membantu aktivitas korban karena kondisi kesehatannya yang mulai menurun.

“Setahun sebelum pensiun, saya sering antar jemput beliau. Walaupun sudah pensiun, kami masih sering komunikasi. Beliau sering menelepon saya,” kenangnya.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Donny Indrawan, memastikan jenazah yang ditemukan di Pantai Lingga merupakan Made Serina. Identifikasi dilakukan dengan melibatkan pihak keluarga korban.

“Keluarga sudah melihat langsung dan meyakini itu memang korban yang hilang. Pakaian yang dikenakan juga sesuai,” jelas Donny.

Menurut Donny, jenazah korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal korban dinyatakan hilang. 

Korban diduga kuat terseret arus selokan hingga masuk ke perairan laut sebelum akhirnya terdampar di muara Pantai Lingga.

Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban kemudian diantar ke rumah duka di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, menggunakan ambulance PMI Buleleng.

Seperti diberitakan sebelumnya, Made Serina sempat dinyatakan hilang setelah terlibat kecelakaan di simpang empat Jalan Laksamana-Jalan Ki Barak Panji, Singaraja, pada Senin (12/1/2026) pagi.

Peristiwa bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor DK 6662 UAL melaju dari arah Desa Panji menuju ke Pantai Penimbangan.

Pada saat bersamaan muncul mobil DK 1584 UZ dari arah Pemaron (barat) menuju ke Singaraja (timur).

Kecelakaan itu menyebabkan korban terpental hingga jatuh ke selokan. Dampaknya korban langsung terseret arus deras air yang mengalir di selokan tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #cuaca #mandi #pantai #air laut #Pasang #asn #lingga #Muara #angin kencang #ombak #buleleng #sar #Banyuasri #aparatur sipil negara