Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pramuka Buleleng Salurkan Pompa Air dan Kompor Gas untuk Korban Banjir Bandang

Eka Prasetya • Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:35 WIB

 

BAWA BANTUAN: Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng memberikan bantuan kompor kepada warga Desa Kalianget yang terdampak banjir bandang.
BAWA BANTUAN: Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng memberikan bantuan kompor kepada warga Desa Kalianget yang terdampak banjir bandang.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Banjar, Sabtu (14/3/2026). 

Bantuan diserahkan melalui kegiatan bakti sosial yang merupakan bagian dari program Pramuka Peduli.

Penyaluran bantuan pertama dilakukan di Wantilan Desa Banjar. Dalam kegiatan tersebut, Pramuka Buleleng menyerahkan 22 unit pompa air kepada masyarakat yang sumurnya terdampak banjir.

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu warga yang kehilangan mesin pompa air akibat terseret arus banjir, sehingga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Usai dari Desa Banjar, kegiatan dilanjutkan ke Desa Kalianget. Di Balai Dusun Alasarum, Pramuka Buleleng menyalurkan 66 paket bantuan kepada warga terdampak banjir. 

Bantuan tersebut berupa kompor gas, selang regulator, serta tabung gas elpiji yang diberikan kepada 66 kepala keluarga.

Baca Juga: Utang RSUD Tabanan Tembus Puluhan Miliar, DPRD Soroti Manajemen dan Transparansi Keuangan

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program kemanusiaan Pramuka Peduli yang sejak awal digerakkan untuk membantu masyarakat korban banjir.

“Kami menindaklanjuti program Pramuka Peduli. Kebetulan saat ini kami bersama teman-teman semua melihat situasi warga yang terdampak banjir. Baik di Banjar maupun Kalianget. Kami sudah bergerak sejak hari ketiga untuk membersihkan lumpur di lokasi yang terdampak banjir,” ujarnya.

Menurutnya, setiap hari pihaknya menugaskan sekitar 15 orang anggota Pramuka untuk membantu proses pembersihan lumpur di permukiman warga serta mendistribusikan bantuan.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan berupa usulan dari desa. Di Banjar kami serahkan 22 unit pompa air. Jadi keluarga yang memanfaatkan air sumur di rumahnya, mesinnya hanyut. Jadi mereka tidak bisa memanfaatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi kami bantu pompa,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan kompor gas di Desa Kalianget diberikan setelah pihaknya menerima informasi kebutuhan warga saat kegiatan distribusi bantuan sebelumnya.

“Di Desa Kalianget ada 66 kepala keluarga yang terdampak. Kemarin saat pembagian beras, kami mendapat informasi masyarakat butuh sekali bantuan kompor gas, termasuk gasnya. Jadi kami bantu semua,” katanya.

Suyasa menegaskan, program Pramuka Peduli akan terus berjalan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan pascabencana.

“Ini akan terus bergulir. Kalau ada yang masih bisa dibantu, kami akan bantu lagi kebutuhan yang belum terjawab. Agenda Pramuka Peduli ini akan terus bergulir, kecuali kalau masyarakat merasa sudah cukup dan kehidupan sudah kembali normal, setelah terjadi bencana” tambahnya.

Adapun bantuan yang disalurkan berasal dari donasi berbagai pihak yang dihimpun melalui gerakan Bumbung Kemanusiaan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#lumpur #kompor gas #bakti sosial #pramuka peduli #Banjar #banjir bandang #Gede Suyasa #pramuka #banjir #buleleng #bantuan #pompa air #gerakan pramuka