Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Polisi Panen Raya Jagung di Buleleng. Tegaskan Petani Tetap Jadi Garda Utama

Francelino Junior • Senin, 18 Mei 2026 | 08:24 WIB
PANEN RAYA: Panen raya jagung di kebun ketahanan pangan Desa Sambangan yang dikelola Polres Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)
PANEN RAYA: Panen raya jagung di kebun ketahanan pangan Desa Sambangan yang dikelola Polres Buleleng. (Francelino Junior/Radar Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Panen raya jagung digelar di Lahan Ketahanan Pangan Polres Buleleng di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Sabtu (16/5/2026) pagi. 

Meski lahan dikelola oleh kepolisian, Polda Bali menegaskan bahwa petani tetap menjadi pemain utama dalam sektor pertanian, sementara polisi hanya berperan sebagai pendamping.

Panen raya kuartal II tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Bali, Kabupaten Buleleng ditunjuk menjadi pusat pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan panen dipimpin langsung Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Made Astawa. Sejumlah personel polisi tampak turun langsung ke lahan bersama para petani yang selama ini mengelola area pertanian jagung tersebut.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy menegaskan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan bukan untuk mengambil alih peran petani, melainkan memberikan pendampingan agar produktivitas pertanian semakin meningkat.

“Terkait kegiatan bertani, yang melaksanakan tetap para petani. Sedangkan Polri memberikan pendampingan untuk membantu meningkatkan produksi jagung, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bali.

Menurutnya, sinergi antara polisi dan petani terlihat nyata dalam proses pengelolaan hingga panen jagung. 

Para petani mendapatkan dukungan berupa motivasi, pendampingan lapangan, hingga bantuan sarana penunjang pertanian agar hasil produksi lebih optimal.

Ariasandy menekankan, Polri hadir untuk memperkuat keberlanjutan sektor pangan di daerah sekaligus membantu menjaga stabilitas pangan nasional. 

Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Buleleng dan Bali secara umum.

“Hasil panennya kami salurkan ke Bulog. Kegiatan ketahanan pangan ini terus berlanjut,” tandasnya.

Program ketahanan pangan yang dijalankan Polres Buleleng sendiri menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan nasional. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#ketahanan pangan #petani #Polres Buleleng #jagung #buleleng