SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Gerbong mutasi perwira kembali bergerak di lingkungan Polres Buleleng.
Sejumlah pejabat utama berganti posisi, termasuk Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) dan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas).
Serah terima jabatan (sertijab) digelar pada Jumat (15/5/2026) lalu.
Namun dari seluruh rotasi tersebut, perhatian tertuju pada sosok AKP Alberto Diovant yang kini resmi menjabat Kasat Reskrim Polres Buleleng menggantikan AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura.
Nama AKP Diovant moncer saat bertugas di Polres Karangasem. Hanya beberapa hari sebelum dimutasi, ia berhasil membongkar praktik pengoplosan gas LPG subsidi tiga kilogram yang sempat menghebohkan publik.
Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman pun secara khusus menaruh harapan besar terhadap kinerja Kasat Reskrim yang baru tersebut.
Ia meminta seluruh kasus yang kini ditangani Sat Reskrim Polres Buleleng tetap berjalan dan dituntaskan, tanpa alasan pergantian pejabat.
“Mutasi ini hal biasa. Untuk pejabat baru, penekanannya agar segera menyesuaikan situasi kerja. Harus tuntaskan pekerjaan lama,” tegas AKBP Ruzi Gusman, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, seluruh perkara yang sudah berjalan wajib dipelajari dan dilanjutkan penanganannya. Ia menegaskan tidak boleh ada kasus mangkrak hanya karena terjadi pergantian pimpinan di satuan.
“Kasus yang sudah berjalan harus ditindaklanjuti. Tidak ada istilah ganti kasat lalu kasus tidak jalan. Semua harus dituntaskan,” sambungnya.
Kapolres juga menyinggung keberhasilan AKP Diovant membongkar praktik pengoplosan LPG subsidi di Karangasem beberapa waktu lalu.
Pengungkapan itu dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat penanganan kasus-kasus kriminal di wilayah Bali Utara, termasuk potensi peredaran gas oplosan.
“Prestasi yang diungkap bagus, setidaknya permudah penyelidikan. Kalau ada di Buleleng, sikat dong,” tandas AKBP Ruzi Gusman.
Sebelumnya, AKP Alberto Diovant berhasil mengungkap dugaan praktik pengoplosan LPG subsidi di sebuah gudang di wilayah Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan ratusan tabung gas berbagai ukuran serta alat-alat yang diduga digunakan untuk memindahkan isi LPG subsidi ke tabung non-subsidi.
Petugas menemukan tabung LPG subsidi ukuran tiga kilogram dipindahkan ke tabung 5,5 kilogram, 12 kilogram hingga 50 kilogram.
Polisi juga menyita pipa kuningan, besi batangan, serta dua unit truk yang digunakan untuk distribusi gas oplosan.
Mutasi di lingkungan Polres Buleleng sendiri dilakukan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Bali Nomor 795/IV/KEP/2026 tertanggal 30 April 2026 tentang pemberhentian, pengangkatan, pengukuhan dan mutasi jabatan di lingkungan Polda Bali.
Selain Kasat Reskrim, sejumlah posisi lain juga berganti. Jabatan Kasat Lantas kini diisi AKP Made Erdiana Putra menggantikan AKP Bachtiar Arifin.
Sementara posisi Kabag SDM diisi Kompol I Ketut Karwa menggantikan Kompol I Nyoman Mistanada. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya