Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tujuh Bulan Berlalu, Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya Masih Berharap Jasad Ditemukan

Muhammad Basir • Selasa, 3 Februari 2026 | 11:47 WIB

 

ANGKAT BANGKAI KAPAL: Proses pengangkatan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di selat Bali beberapa waktu lalu. Pengangkatan dilakukan kapal crane BC Pioner 88.
ANGKAT BANGKAI KAPAL: Proses pengangkatan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di selat Bali beberapa waktu lalu. Pengangkatan dilakukan kapal crane BC Pioner 88.

RadarBuleleng.id - Di tengah proses pengangkatan bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, harapan keluarga korban yang belum ditemukan tak pernah padam, meski peristiwa nahas tersebut telah berlalu tujuh bulan. 

Salah satunya datang dari keluarga I Komang Surata, 56, warga Kelurahan Dauhwaru, Kabupaten Jembrana, Bali.

Kakak korban, I Gede Sumerta, mengatakan pihak keluarga terus memantau perkembangan pengangkatan kapal yang tenggelam tersebut melalui berbagai informasi, termasuk dari pemberitaan media. 

Harapan keluarga tetap satu, agar korban dapat ditemukan, apapun kondisinya.

“Keluarga berharap adik saya bisa ditemukan bagaimana pun keadaannya,” ujar Sumerta.

Sumerta menyebutkan, salah satu kendaraan yang berhasil diangkat dari dasar laut diduga kuat merupakan truk yang dikemudikan adiknya. 

Meski kondisi kendaraan tersebut sudah tidak utuh, ia meyakini truk itu merupakan milik korban karena muatannya berupa semen.

“Kalau yang saya lihat dari video, truk yang diangkat itu truk yang dibawa adik saya,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan harapan besar terhadap salah satu jenazah yang sempat ditemukan. 

Berdasarkan ciri-ciri pakaian, khususnya celana yang dikenakan, Sumerta menduga jenazah tersebut adalah adiknya.

“Saya berharap jenazah yang ditemukan itu adalah adik saya,” imbuhnya.

Saat ini, pihak keluarga masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut melalui pencocokan deoxyribonucleic acid (DNA). 

Sumerta mengatakan, sampel DNA dari keluarga telah diambil tidak lama setelah kapal tenggelam, sehingga kini mereka hanya menunggu hasil pencocokan dengan jenazah yang ditemukan.

Sumerta juga memastikan bahwa I Komang Surata tercatat sebagai penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. 

Pihak perusahaan kapal bahkan telah mendatangi keluarga dan menyerahkan surat keterangan manifest penumpang yang diterima dari PT ASDP.

Dalam manifes tersebut tercatat penumpang atas nama Nyoman, umur 52, beralamat di Banyuwangi, yang membawa kendaraan truk dengan nomor polisi DK 8286 WE. 

Data tersebut kemudian dikonfirmasi pihak keluarga sebagai I Nyoman Surata, 56, warga Kelurahan Dauhwaru. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #bali #truk #keluarga #dna #KMP Tunu Pratama Jaya #jembrana #video #kapal #asdp #kmp #Tunu Pratama Jaya #bangkai