Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pabrik Kerupuk Ikan Salmon Ludes Terbakar, Pemilik Mengalami Kerugian Rp 500 Juta

Juliadi Radar Bali • Jumat, 31 Januari 2025 | 18:05 WIB

 

Polisi yang melakukan olah TKP pada pabrik kerupuk ikan salmon yang terbakar di Banjar Abiantuwung Kelod, Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan.
Polisi yang melakukan olah TKP pada pabrik kerupuk ikan salmon yang terbakar di Banjar Abiantuwung Kelod, Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan.

Radarbuleleng.jawapos.com- Sebuah pabrik kerupuk ikan salmon di Banjar Abiantuwung Kelod, Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan, Bali, ludes dilalap api. 

Pabrik kerupuk ikan bernama UD Anugerah Bahari Cermelang terbakar pada Kamis (30/1) kemarin.

Akibat kebakaran, pemilik pabrik I Wayan Rubadiana mengalami kerugian ratusan juta rupiah. 

Beruntung api tidak sampai menyebar ke rumah penduduk. Api baru dapat dipadamkan setelah dua unit mobil damkar Tabanan diturunkan ke lokasi. 

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Berata menyebut, kebakaran yang menimpa pabrik kerupuk ikan salmon tepat terjadi sekitar pukul 12:00 wita saat kondisi hujan gerimis. 

Kebakaran itu diketahui pertama kali oleh dua orang pekerja pabrik kerupuk yang sedang melakukan pengemasan kerupuk ikan salmon didalam pabrik. 

Dua orang pekerja pabrik itu Ni Komang Sumariasih, 52, bersama dengan Ni Luh Wayan Oka Dani, 67.

Saat keduanya bekerja seketika melihat adanya kepulan asap besar yang keluar berasal dari dapur penggorengan kerupuk ikan Salmon. 

Melihat kejadian itu kedua pekerja itu langsung mengecek ke dapur. Namun ruangan dapur yang biasanya digunakan untuk aktivitas pembuatan kerupuk sudah dalam kondisi terbakar hebat. 

"Kedua pekerja bergegas keluar meminta bantuan, sembari memberitahukan pemilik pabrik yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian," ungkapnya. 

Pemilik pabrik kerupuk I Wayan Rubadiana yang mendapatkan informasi dari pekerja soal pabriknya yang terbakar langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran Tabanan. Ia pun juga menghubungi petugas PLN setempat. 

Sekitar 15 kemudian dua unit mobil damkar Tabanan turun ke lokasi. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 13.10 wita. 

Berdasarkan hasil olah TKP di lapangan dan memeriksa sejumlah saksi. Diduga pabrik kerupuk Ikan Salmon terbakar akibat dari api yang masih menyala pada tungku kompor penggorengan kerupuk yang masih berisi minyak.

Pekerja mengira api dalam tungku kompor telah padam saat usai menggoreng kerupuk. Namun kondisinya masih menyala. 

"Akibat dari kejadian itu pemilik pabrik kerupuk ikan salmon menderita kerugian sekitar Rp 500 juta," tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#pabrik kerupuk terbakar #kebakaran #Polres Tabanan #ikan salmon