Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Laporan 100 Hari Kerja, Pemkab Karangasem Sebut Warga Segera Nikmati Penurunan Tarif Air Bersih

Zulfika Rahman • Minggu, 22 Juni 2025 | 01:05 WIB

 

Bupati dan Wakil bupati Karangasem saat memaparkan kinerja 100 hari kerja memimpin Karangasem pada Kamis (19/6) kemarin.
Bupati dan Wakil bupati Karangasem saat memaparkan kinerja 100 hari kerja memimpin Karangasem pada Kamis (19/6) kemarin.

Radarbuleleng.jawapos.com- Ribuan pelanggan air bersih Perumda Tirta Tohlangkir atau PDAM segara bakal menikmati penurunan tarif air bersih.

Hanya saja, untuk penyampaian secara resmi terkait penurunan tarif tersebut masih menunggu hari baik.

Koordinator tim ahli Bupati Karangasem, I Nyoman Celos mengungkapkan, kalau penurunan tarif air bersih segara akan dilakukan.

Karena saat ini tengah melakukan kajian agar sesuai atau memenuhi Full Cost Recovery (FCR) untuk menutupi seluruh biaya operasional dan pemeliharaan sistem penyediaan air bersih.

”Dari skema, baru bisa menurunkan uang beban sebesar 16 persen. Dimana awalnya dari Rp 19.000 turun menjadi Rp 16.000, serta menurunkan denda sebesar 50 persen,” ucapnya saat mendampingi Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dan wakil bupati Pandu Prapanca Lagosa pada acara jumpa pers capaian 100 hari kerja, pada Kamis (19/6) kemarin.

Celos mengatakan, di tahun 2026 pihaknya berkomitmen untuk menambah tiga debit air, yakni memanfaatkan sumber air di Ababi, Tauke, dan Tirta Ujung. ”Saat ini sudah dilakukan pendekatan terkait rencana pemanfaatan sumber air tersebut,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa mengatakan, kalau terkait rencana penurunan tarif tengah dirancang.

Pasalnya, penurunan tarif merupakan salah satu program yang tertuang di dalam visi dan misi.

”Pak bupati sudah merancang penurunan itu, tinggal menunggu hari baik kapan akan ditirukan. Intinya mencari duasa ayu atau hari baik, karena ini menyangkut tentang untuk orang banyak,” ucapnya.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata menambahkan selama 100 hari kerja ini, ada 18 sektor yang sudah disasar.

Seperti percepatan perbaikan infrastruktur dan respons bencana terus dilakukan melalui aktivasi tim gerak cepat untuk menangani jalan rusak dan kebutuhan darurat.

Hal itu dilakukan untuk memastikan mobilitas warga tetap lancar dan penanganan bencana lebih sigap. 

Sementara dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan, Pemerintah Kabupaten Karangasem telah mengimplementasikan program pengolahan sampah berbasis teknologi terbarukan.

Program Deklarasi Pilah Sampah yang didukung oleh lurah, camat, dan kepala lingkungan menjadi salah satu contoh nyata komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan bersih dan sehat.

”Kami memiliki komitmen yang kuat dalam menjalankan Visi Karangasem yang Agung dalam lima tahun ke depan,” ucap Gus Par.***

Editor : Donny Tabelak
#pemkab karangasem #pdam #air bersih #Perumda Tirta Tohlangkir #bupati karangasem