Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sosok “Mr. Terima Kasih” Sergei Domogatsky Kembali Jadi Sorotan. Dulu Dicari karena Lamborghini, Kini Dituding Tipu WNA

Eka Prasetya • Rabu, 22 Oktober 2025 | 22:57 WIB
SEMPAT VIRAL: Mobil Lamborghini Aventador yang sempat dikemudikan Sergei Domogatsky terparkir di Polda Bali pada Maret 2023. Domogatsky sempat menghilang sebelum muncul lagi di Bali.
SEMPAT VIRAL: Mobil Lamborghini Aventador yang sempat dikemudikan Sergei Domogatsky terparkir di Polda Bali pada Maret 2023. Domogatsky sempat menghilang sebelum muncul lagi di Bali.

RadarBuleleng.id - Nama Sergei Domogatsky, warga negara asing asal Rusia yang dikenal dengan julukan Mr Terima Kasih, kembali mencuat dan menjadi buah bibir di Bali. 

Sosok yang sempat viral karena kasus Lamborghini berpelat “DOMOGATSKY” itu kini kembali disorot usai dilaporkan sejumlah warga negara asing (WNA) atas dugaan penipuan investasi lintas negara.

Domogatsky dituding menipu sedikitnya 10 WNA dari berbagai negara dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp 31 miliar. 

Para korban berasal dari Rusia, Ukraina, Belarus, Prancis, hingga Uni Emirat Arab. Mereka mengaku dirugikan lewat proyek investasi vila mewah di Nusa Penida, Kintamani, dan Pecatu.

Melalui akun media sosial, Domogatsky kerap menampilkan proyek vila yang diklaim miliknya, bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di Bali. 

Para korban kemudian diarahkan berhubungan dengan beberapa asisten untuk pengurusan kontrak dan pembayaran. 

Namun, setelah dana disetor—baik dalam bentuk tunai maupun kripto—proyek tak kunjung terealisasi.

Salah satu pelapor, Nezyhnakovo Victoria Vladimorovna, warga Rusia, mengaku merugi hingga Rp 8,4 miliar untuk vila yang tak pernah dibangun. 

Korban lain dari Prancis, Chamsuddin Dudaev, menyebut vila yang ia pesan senilai USD 105.000 atau Rp 1,57 miliar, justru dijual ke pihak lain.

Namun di tengah derasnya laporan tersebut, Sergei Domogatsky justru tampil ke publik dan mengklaim dirinya menjadi korban penculikan oleh kelompok bersenjata di Bali. 

Ia bahkan mengaku disekap selama beberapa jam dan diperas hingga USD 1 juta atau setara Rp 16 miliar.

Dalam konferensi pers di Sanur, Selasa (21/10/2025), Sergei menuturkan bahwa kejadian itu berlangsung saat dirinya melintas di kawasan Pelabuhan Benoa. 

Ia mengaku diculik oleh beberapa orang berpakaian mirip aparat, lalu dibawa ke sebuah rumah di kawasan Bukit, disekap, dan dipaksa mentransfer uang tebusan.

“Saya sempat ditodong senjata dan diancam akan dibunuh,” ujarnya.

Sergei juga menyebut ada warga asing lain yang ikut terlibat dalam dugaan penyekapan itu. Setelah dilepaskan, ia mengaku melapor ke Polda Bali dengan nomor laporan STTLP/732/X/2025/SPKT/POLDA BALI.

Kepolisian pun kini tengah menelusuri dua laporan berbeda terkait sosok Domogatsky, yakni laporan dugaan penipuan investasi dan laporan dugaan penculikan.

“Semua laporan kami terima dan sedang diselidiki oleh dua direktorat, yakni Krimsus dan Siber,” jelas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, Rabu (22/10/2025).

Polda Bali mengimbau masyarakat, khususnya warga asing yang berbisnis di Bali, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi di media sosial dan mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.

“Kami pastikan seluruh laporan akan ditangani secara profesional dan transparan,” tegas Ariasandy.

Jejak Lama: Lamborghini Berpelat “DOMOGATSKY”

Sebelum terseret kasus investasi, Domogatsky sempat menjadi sorotan publik pada Maret 2023. 

Saat itu, warganet alias netizen, dibuat heboh dengan beredarnya video mobil Lamborghini yang melintas di jalanan Denpasar menggunakan pelat nomor palsu bertuliskan “DOMOGATSKY”.

Polisi menelusuri keberadaan mobil tersebut dan menemukan Lamborghini Aventador itu di sebuah bengkel di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. 

Hasil penyelidikan menunjukkan mobil tersebut terdaftar atas nama perusahaan di Bandung dan menunggak pajak hingga Rp 103 juta.

Kala itu, polisi sempat mencari Domogatsky, namun penyelidikan terhenti karena yang bersangkutan telah meninggalkan Indonesia dan diketahui berada di Dubai.

Kini, dua tahun berselang, sosok yang pernah mengundang kontroversi di jalanan Bali itu kembali mencuat dengan kasus lain. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Mr Terima Kasih #viral #lamborghini #proyek #rusia #investasi #Nusa Penida #penculikan #warga negara asing #sergei domogatsky #vila mewah #vila #wna