Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jurnalis, Mahasiswa, Hingga Musisi di Bali Galang Dana untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatera

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 8 Desember 2025 | 13:47 WIB

 

GALANG DANA: Musisi Joni Agung, mahasiswa, dan jurnalis menggalang donasi untuk korban banjir dan longsor di Sumatera.
GALANG DANA: Musisi Joni Agung, mahasiswa, dan jurnalis menggalang donasi untuk korban banjir dan longsor di Sumatera.

RadarBuleleng.id - Upaya membantu korban banjir dan longsor di Sumatera kembali menggema di Denpasar. 

Solidaritas Jurnalis Bali (SJB) bersama mahasiswa dan musisi reggae Bali, Joni Agung, menggelar aksi penggalangan dana lewat dialog dan ngamen di area Car Free Day sisi timur Lapangan Puputan Renon, Minggu (7/12/2025) pagi.

Selama tiga jam, mulai pukul 07.00 WITA hingga 10.00 WITA, Joni Agung membawakan sebelas lagu, termasuk hits-nya Ngalih Liang

Selain bernyanyi, ia juga berdialog dengan warga yang melintas, membahas beragam isu sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Tak hanya penampilan dari Joni Agung. Aksi ini juga dimeriahkan mahasiswa perwakilan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) serta para jurnalis yang ikut menyumbang suara.

Joni Agung mengaku senang terlibat dalam kegiatan yang menurutnya penting untuk membantu saudara-saudara di Sumatera yang terdampak bencana. 

Baca Juga: Hilang Tanpa Pamit, Remaja Lokapaksa Buleleng Ditemukan di Rumah Pacar di Bangli

Pemilik nama asli Anak Agung Junni Antara ini memang dikenal aktif dalam kegiatan sosial, seperti mengajar yoga gratis di Pantai Sanur hingga menggalang dana untuk perbaikan pura dan ngaben massal.

“Kami punya Yayasan Temanmu. Hal seperti ini sering kami lakukan untuk saling support. Saya senang sekali diajak bergabung,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, ia juga memperkenalkan dua single terbarunya berjudul Sakit Hati dan Melali ke Pantai. Semua penampilannya dilakukan secara sukarela. 

“Sebagai musisi saya punya CSR. Kalau band dapat puluhan juta dari konser, kami sering sisihkan untuk kegiatan sosial,” tuturnya.

Joni Agung berharap bencana alam yang terjadi bisa menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. 

“Pohon harus terus ditanam, bukan hanya ditebang. Kita tidak boleh takut bersuara soal kerusakan alam,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aksi Sosial “Bali Peduli Sumatera”, Tri Widiyanti mengatakan, kegiatan ngamen tersebut muncul dari spontanitas akibat rasa prihatin mendalam melihat kondisi warga di Sumatera.

“Ide ini muncul begitu saja dan langsung mendapat respons cepat dari Bli Joni Agung. Beliau bersedia tampil tanpa dibayar. Semoga hasil penggalangan dana ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui AJI Medan dan Lazismu untuk mendukung penanganan korban banjir dan longsor. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #longsor #lagu #renon #band #joni agung #mahasiswa #penggalangan dana #ikatan mahasiswa muhammadiyah #sumatera #csr #yoga #ngamen #yayasan #car free day #banjir #jurnalis