Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pelaku Penembakan Sadis 2 WNA Australia di Bali Ditangkap di Singapura, Ini Identitasnya

Andre Sulla • Rabu, 18 Juni 2025 | 14:04 WIB

Pelaku penembakan 2 WNA di Bali, Coskunmevlut usia 23 tahun  tiba di Bali, Selasa malam (17/6/2025). Coskunmevlut ditangkap di Singapura, Senin, 16 Juni 2025.
Pelaku penembakan 2 WNA di Bali, Coskunmevlut usia 23 tahun tiba di Bali, Selasa malam (17/6/2025). Coskunmevlut ditangkap di Singapura, Senin, 16 Juni 2025.

Radarbuleleng.jawapos.com- Selain Darcy Francesco Jenson,37 tahun yang diamankan polisi di Jakarta, The Singapore Police Force (SPF) juga menangkap  pria bernama Coskunmevlut, usia 23 tahun di Singapura pada Senin, 16 Juni 2025.

Pria asal Australia ini telah diantar dan tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa malam (17/6/2025). Pelaku dijemput Tim Gabungan Polres Badung dan Polda Bali.

Untuk diketahui, hasil interogasi awal, Coskunmevlut, 23, kabur lebih dahulu ke Singapura melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai setelah melakukan penembakan sadis di Villa Casa Santisya 1, Gang Maja, Jalan Pantai Munggu Seseh, Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu, 14 Juni 2025, sekitar pukul 00.20 WITA. 

Satu gengster sadis asal Australia, yakni Darcy Francesco Jenson, usia 37 tahun, tiba di Bali, Selasa (17/6). Pelaku berusaha kabur ke Singapura untuk menghindari pengejaran polisi.
Satu gengster sadis asal Australia, yakni Darcy Francesco Jenson, usia 37 tahun, tiba di Bali, Selasa (17/6). Pelaku berusaha kabur ke Singapura untuk menghindari pengejaran polisi.

Korban dalam kejadian berdarah ini adalah Zivan Radmanovic, 32, yang tewas di lokasi kejadian. Sementara rekannya, Sanar Ghanim, 35, mengalami luka serius. 

Saat melakukan aksi sadisnya, kuat dugaan Coskunmevlut mengenakan jaket warna hijau, masker warna gelap, serta helm gelap.

Dia masuk ke kamar yang dihuni Sanar Ghanim dan istrinya, Daniela. "Diduga kuat dia yang menembak Sanar," ungkap sumber polisi.

“Masih ada lagi satu, teman dari Darcy Francesco Jenson, usia 37 tahun,  Coskunmevlut, usia 23 Tauhun, tiba di Bali tengah malam nanti,” pungkas sumber ini.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro enggan berspekulasi. 

Mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Krimum) Polda Bali membenarkan sedang menjalankan tugas di Bali dan sempat mendatangi TKP. "Ya, nanti konfirmasi ke Polda saja," ujarnya.

Kapolres Badung, AKBP M. Arif Batubara, S.H., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, hanya menyatakan akan segera dirilis. "Segera dirilis," singkatnya.***

Editor : Donny Tabelak
#bandara ngurah rai #singapura #Penembakan WNA Australia