Berawal dari Serempetan di Jalan, Pengendara Mobil Ditusuk Pemotor di Jalan Kota Denpasar
Andre Sulla• Jumat, 18 Juli 2025 | 17:05 WIB
Ilustrasi penikaman yang terjadi di Jalan Imam Bonjol Denpasar.
Radarbuleleng.jawapos.com- Kasus berdarah kembali terjadi di jalanan Kota Denpasar. Seorang pengemudi mobil berinisial IDAK, 32, warga Jalan Kaliasem, Denpasar, ditikam seorang pengendara motor setelah terjadi serempetan.
Pelaku diketahui berinisial SU. Ia melancarkan aksinya di Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Selasa (15/7) sekitar pukul 10.00 WITA. Kini SU telah diamankan pihak berwajib.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula ketika SU mengendarai motor dalam perjalanan pulang seusai membawa anaknya memeriksa kesehatan di salah satu RS dan hendak menuju wilayah Kerobokan, Kuta Utara, Badung, bersama istri dan anaknya.
Setiba di TKP, sepeda motor yang dikendarai pelaku yang diduga merupakan oknum anggota ormas terlibat serempatan dengan korban IDAK di sekitar simpang tiga Jalan Gunung Soputan.
SU sudah sempat meminta maaf, namun mendadak emosi dan menghentikan laju kendaraannya karena ditantang berkelahi oleh korban.
Pelaku lalu menghampiri korban sambil membawa senjata tajam yang diselipkan di saku celana.
"Ya, Su langsung menusukkan senjata tajam ke arah dada korban melalui jendela mobil yang dalam kondisi terbuka," beber sumber petugas, Kamis (17/7).
Setelah melancarkan aksinya, lelaki ini langsung kabur. Sementara itu, sang sopir yang mengalami satu luka tusuk di bagian dada kanan atas, sempat menyetir mobilnya menuju Simpang Empat Buagan untuk mencari bantuan di pos polisi.
Setibanya di pos polisi Jalan Teuku Umar – Imam Bonjol, korban yang sudah kehabisan banyak darah akhirnya tersungkur dan tak sadarkan diri.
Petugas memberikan pertolongan dan mengevakuasinya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Pihak kepolisian dari Polsek Denpasar Barat dan Satreskrim Polresta Denpasar bergerak cepat menelusuri kasus ini.
Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan SU tanpa perlawanan di kediamannya kawasan Jalan Imam Bonjol.
"Ia mengaku nekat menikam korban karena emosi karena ditantang saat sedang membawa anak yang sakit,” terang petugas.
Terkait kasus berdarah ini, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Namun, ia menyatakan masih menunggu laporan lengkap dari penyidik.
“Benar ada kejadian itu. Pelaku sudah diamankan dan sementara diperiksa penyidik Polresta Denpasar,” singkatnya.***