RadarBuleleng.id - Umat Hindu di Pulau Jawa punya beberapa tempat ibadah sendiri. Seperti umat Hindu yang mukim di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.
Kini setidaknya ada 80 kepala keluarga umat Hindu yang menetap di Kota Batu. Mereka beribadah di tiga pura yang berbeda.
Salah satunya adalah Pura Indra Jaya. Pura tersebut terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Cikal bakal pura tersebut sebenarnya sudah ada sejak tahun 1965 silam. Pura itu sebenarnya bermula sebagai Sanggar Pemujaan.
Sanggar Pemujaan itu hanya berupa ruangan biasa yang disucikan untuk kegiatan pembelajaran agama dan ibadah.
“Dulu sanggar pemujaan digunakan sebagai latihan menari dan ibadah sebelum memiliki pura,” ungkap Romo Mangku Gede Arif, tokoh umat Hindu di Kota Batu, sebagaimana dilansir Jawa Pos Radar Batu.
Menurutnya sebelum tahun 1965, jumlah pemeluk Hindu di wilayah tersebut cukup banyak. Mencapai satu dusun.
Namun pada 1965, jumlah umat semakin sedikit. “Tersisa 7 keluarga saja,” ujarnya.
Semula luas tempat pemujaan itu hanya 20 meter persegi. Kemudian kakek dari Mangku Arif menghibahkan lahan untuk pembangunan pura. Harapannya umat tidak kesulitan melakukan ibadah.
Pura itu kemudian diberi nama Indra Jaya. Diambil dari nama salah satu Dewa dalam keyakinan Hindu.
“Maknanya yaitu Indra yang berarti dewa atau pemimpin. Sementara, jaya yang berarti jaya atau menang,” ceritanya.
Lebih lanjut Mangku Arif menjelaskan, hingga kini ada 80 keluarga yang rutin melakukan persembahyangan di sana.
Persembahyangan pada hari-hari besar dilakukan secara bergantian di Pura Indra Jaya maupun di Pura Luhur Giri Arjuno.
“Jadi perayaannya kami bagi di Pura Indra Jaya dan Pura Luhur Giri Arjuno,” ungkapnya.
Selain itu umat juga menggunakan satu pura lainnya. Yakni Pura Prajapati yang khusus digunakan untuk upacara pitra yadnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya