Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Demi Rawat Ayahnya yang Lumpuh, Bocah 12 Tahun di Bengkulu Pilih Putus Sekolah

Acep Tomi Rianto • Senin, 27 Oktober 2025 | 13:18 WIB

Bupati Kaur, Bengkulu, Gusril Pausi (paling kanan) mengunjungi Rica seorang bocah 12 tahun yang tidak sekolah karena harus merawat ayahnya yang lumpuh, Minggu (26/10/2025).
Bupati Kaur, Bengkulu, Gusril Pausi (paling kanan) mengunjungi Rica seorang bocah 12 tahun yang tidak sekolah karena harus merawat ayahnya yang lumpuh, Minggu (26/10/2025).

RadarBuleleng.id - Pilu betul kisah yang dialami Rica, 12. Anak perempuan yang tinggal di Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Bengkulu, memilih putus sekolah.

Pilihan itu dia ambil bukan karena malas sekolah. Tapi dia memilih merawat dan menghidupi ayahnya yang lumpuh.

Rica, yang seharusnya berada di bangku sekolah, kini harus menjalani hari-hari dengan memikul beban yang terlalu berat untuk anak seusianya.

Ia tidak hanya mengurus kebutuhan dasar ayahnya yang terbaring tak berdaya akibat lumpuh, tetapi juga berjuang mencari cara untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari keluarganya.

Kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan membuat Rica memutuskan untuk putus sekolah, mengorbankan masa depannya demi orang yang dicintainya.

Tetangga-tetangga yang bersimpati mengakui tidak tega melihat perjuangan Rica, namun mereka hanya bisa membantu seadanya.

"Saya berharap di suatu saat nanti ada keajaiban datang dari yang kuasa sehingga penyakit lumpuh ayah saya bisa sembuh," tutur Rica.

Salah seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya menambahkan, mereka sebenarnya tidak tega dengan kondisi yang dialami Rica dan keluarga.

"Sebenarnya kami tidak tega, namun harus bagaimana, kami hanya bisa membantu semampu kami."

Berita mengenai Rica langsung sampai ke telinga Bupati Kabupaten Kaur, Gusril Pausi. Ia mengaku terkejut dan segera bertindak dengan mendatangi keluarga Rica secara langsung.

"Membaca berita itu saya sungguh terkejut serta langsung saya datangi," ujar Bupati Gusril Pausi, Minggu (26/10/2025).

Bupati Gusril memberikan jaminan bahwa Rica akan mendapatkan kembali haknya untuk bersekolah. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan mengambil langkah konkret.

"Kami pastikan Rica akan kembali bersekolah. Rica memang mengurus ayahnya, namun ada juga beberapa kakaknya yang ikut membantu. Kami berterima kasih kepada para wartawan yang menyuarakan ini sampai kepada saya," kata Gusril.

Pemerintah daerah berjanji akan memberikan pendampingan sosial dan pendidikan yang komprehensif agar Rica tidak lagi terbebani oleh kondisi keluarga dan dapat mengejar cita-citanya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bengkulu #bupati #pangan #putus sekolah #lumpuh #sekolah #ekonomi #anak