SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menjadi calon tunggal Ketua Umum KONI Buleleng periode 2025-2029.
Dia menjadi calon tunggal setelah 45 pengurus cabang olahraga yang menjadi konstituen KONI Buleleng mengusulkan nama Supriatna sebagai calon ketua umum.
Hal itu terungkap dalam pra Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Ruang Rapat KONI Buleleng, Rabu (17/12/2025).
Dari 48 pengurus cabang olahraga yang menjadi konstituen KONI Buleleng, 45 cabor diantaranya mengusulkan nama Supriatna.
Dengan dukungan tersebut, nama Supriatna selanjutnya akan diusulkan dan ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) KONI Buleleng yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Wanita Laksmi Graha pada Selasa (23/12/2025) mendatang.
Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI Buleleng, I Nyoman Gede Remaja menjelaskan, seluruh tahapan pencalonan telah dilalui sesuai aturan.
Panitia mulai bekerja sejak terbitnya SK pada 1 Desember 2025, dilanjutkan dengan pendaftaran pada 4–14 Desember.
Menurut Remaja, nama Supriatna diusulkan pertama kali oleh pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Buleleng.
“Salah satu syarat minimal dukungan 10 pengurus cabor, dan ternyata dukungan Pak Supriatna mencapai 45 dari 48 pengcab,” jelas Remaja, Kamis (18/12/2025).
Verifikasi faktual juga dilakukan dengan menemui pengurus IMI Buleleng. Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, panitia secara resmi menetapkan Gede Supriatna sebagai calon Ketua Umum KONI Buleleng pada 15 Desember 2025 dan melaporkannya kepada Ketua Umum KONI Buleleng untuk diproses sesuai mekanisme Muskab.
“Karena hanya ada satu calon, harapan kami bisa terjadi aklamasi, tentu tanpa mengurangi makna musyawarah kabupaten. Penetapan final tetap di Muskab tanggal 23 Desember,” tandas Remaja.
Panitia juga memastikan tidak ada kendala aturan terkait status Supriatna sebagai Wakil Bupati Buleleng. Hasil penelusuran dan koordinasi dengan bagian hukum Pemkab Buleleng menyatakan rangkap jabatan tersebut tidak melanggar ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Gede Supriatna mengakui dirinya menjadi calon tunggal Ketua Umum KONI Buleleng. Menurutnya, pencalonan tersebut tidak lepas dari dorongan internal maupun aspirasi sejumlah pengurus cabang olahraga.
Proses komunikasi itu berlangsung cukup lama, termasuk saat dirinya mengikuti berbagai agenda olahraga, seperti Porprov Bali dan kejuaraan vovinam.
“Ada dorongan dari dalam diri sendiri, kemudian juga dorongan dari teman-teman di cabang olahraga. Setelah berinteraksi beberapa lama, kembali disampaikan ke saya untuk bisa berada di KONI,” ujar Supriatna saat ditemui di Gedung Kesenian Gde Manik, Kamis (18/12/2025).
Meski saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Buleleng, Supriatna menyatakan siap mengemban amanah tambahan demi kemajuan olahraga daerah.
Menurutnya, seluruh langkah yang diambil semata-mata untuk meningkatkan prestasi atlet Buleleng di berbagai level.
“Ini semua untuk kepentingan olahraga di Buleleng, untuk meningkatkan prestasi atlet, baik di tingkat daerah maupun lebih tinggi. Saya akan dedikasikan diri saya. Meski sebagai wakil bupati, saya berusaha membagi waktu dan dedikasi untuk Buleleng,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kinerja pengurus KONI Buleleng selama ini yang dinilai sudah berada di jalur positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah atlet Buleleng yang mampu menembus level nasional hingga internasional.
“Yang sudah ada saat ini mari kita lanjutkan. Kalau memang ada yang perlu ditingkatkan, kita diskusikan bersama. Dalam manajemen organisasi, saya lebih mengedepankan kebersamaan,” imbuhnya.
Terkait Buleleng yang akan menjadi tuan rumah Porprov pada 2027 di tengah efisiensi anggaran, Supriatna menegaskan akan mencari terobosan agar pelaksanaan berjalan optimal sekaligus mendongkrak prestasi atlet tuan rumah. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya