Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Catat! Hotel di Seluruh Bali Diminta Gunakan Produk Lokal, Ternyata Ini Tujuannya…

Marsellus Nabunome Pampur • Sabtu, 7 Desember 2024 | 18:05 WIB
Penandatanganan kerjasama di kantor Perwakilan Bank Indonesia. Pemanfaatan produk lokal untuk pariwisata di Bali tidak hanya mendukung kemajuan ekonomi masyarakat tetapi juga memperkuat identitas Bali
Penandatanganan kerjasama di kantor Perwakilan Bank Indonesia. Pemanfaatan produk lokal untuk pariwisata di Bali tidak hanya mendukung kemajuan ekonomi masyarakat tetapi juga memperkuat identitas Bali

radarbuleleng.id- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menyebutkan, pariwisata merupakan pintu gerbang untuk memperkenalkan budaya Bali ke dunia luar.

Dengan begitu, pemanfaatan produk lokal untuk pariwisata di Bali tidak hanya mendukung kemajuan ekonomi masyarakat tetapi juga memperkuat identitas Bali.

”Selain itu juga dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang saling menguntungkan antara wisatawan, pemerintah, dan masyarakat," katanya di sela kegiatan Temu Wirasa dengan tema ‘Membangun Pariwisata Bali yang Aman, Kreatif, dan Berkelanjutan’ pada Rabu lalu (4/12) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan, pemanfaatan produk lokal juga bisa menciptakan lapangan kerja dan menjaga kelestarian alam dan budaya Bali.

Dalam kegiatan temu wirasa itu, juga dilakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerjasama antara beberapa hotel besar anggota PHRI dengan Perumda Darma Santika Tabanan.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja mengatakan, kerjasama itu guna mendorong penggunaan produk lokal Bali sekaligus memperkuat rantai pasok demi mendukung keberlanjutan sektor pariwisata.

Kerjasama itu, kata dia, adalah wujud nyata langkah strategis guna menciptakan multiplier effect untuk pemberdayaan masyarakat sekitar melalui kehadiran produk lokal.

Dia menjelaskan, penggunaan produk lokal juga memperkuat rantai pasok komoditas strategis ke industri perhotelan yang secara tidak langsung membantu stabilitas harga barang dan jasa.

”Apabila stabilitas harga terus terjaga maka dapat berdampak pula pada terjaganya daya beli masyarakat dan kesejahteraan masyarakat,” kata Erwin. 

Pada kesempatan yang sama, ketua PHRI BPD Provinsi Bali, Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, mengatakan bahwa Bali menjadi salah satu destinasi wisata populer di Indonesia.

Kini,kata dia, bersiap untuk melangkah menuju pariwisata 5.0 yang mengedepankan keberlanjutan dan ekowisata, konektivitas global, serta pengalaman wisata yang dibantu oleh kecerdasan teknologi.

”Untuk itu, dibutuhkan sinergi yang baik antara para pelaku usaha, pemerintah, serta masyarakat Bali untuk menciptakan Bali sebagai destinasi pariwisata digital," pungkas Sukawati.***

Editor : Donny Tabelak
#dinas pariwisata bali #PHRI Bali #bank indonesia #pariwisata #hotel di bali