Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jelang Pilkada Serentak, Mahasiswa Diharapkan Jadi Pemilih Cerdas

Eka Prasetya • Rabu, 1 Mei 2024 | 01:04 WIB

 

SOSIALISASI PEMILIH: Agenda seminar sosialisasi Pilkada serentak yang diselenggarakan di Ruang Seminar FHIS Undiksha.
SOSIALISASI PEMILIH: Agenda seminar sosialisasi Pilkada serentak yang diselenggarakan di Ruang Seminar FHIS Undiksha.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tinggal menghitung minggu. Berbagai pihak pun mulai menggencarkan upaya sosialisasi.

Salah satunya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng. Mereka menggelar sosialisasi pendidikan politik yang menyasar mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha (FHIS Undiksha).

Seminar dengan tema "Pemilih Cerdas Wujudkan Pemilukada" itu berlangsung di Ruang Seminar FHIS, pada Selasa (30/4/2024).

Kabid Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Buleleng, Ketut Simbayasa mengatakan, pihaknya sengaja menggelar agenda sosialisasi tersebut.

Simba menjelaskan, salah satu fungsi dari Badan Kesbangpol adalah mensukseskan Pilkada. Kesuksesan Pilkada juga dapat diukur dari stabilitas yang tercipta, peningkatan partisipasi pemilih, serta dapat melahirkan pemimpin yang amanah.

Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih dalam pilkada Buleleng, Kesbangpol mengambil langkah proaktif dengan menggelar sosialisasi pendidikan politik. 

Tujuannya, memberikan pemahaman kepada mahasiswa untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Sehingga mewujudkan pemilu yang berkualitas dan sukses dari sisi penyelenggaraan maupun hasilnya. 

Pihaknya juga menyampaikan bahwa mahasiswa dipilih sebagai target sosialisasi karena dianggap memiliki potensi kritis yang besar untuk menjadi pemimpin masa depan.

Agenda tersebut juga menghadirkan Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, dan Komisioner Bawaslu Bali, Ketut Ariyani sebagai pembicara.

Dalam agenda tersebut, Lidartawan memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk berperan aktif dalam proses penyelenggaraan Pemilu. 

Di hadapan puluhan mahasiswa, Lidartawan menekankan pentingnya partisipasi dari berbagai elemen masyarakat. Mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat juga wajib menjaga prinsip kesetaraan (equality) dalam penyelenggaraan pemilu. 

"Kami harap mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu yang berkualitas dan adil," harapnya.

Mantan Ketua KPU Bangli itu juga menekankan bahwa partisipasi pemilih perlu ditingkatkan agar pemimpin yang terpilih memiliki kapasitas yang baik. Hal ini sejalan dengan upaya KPU dalam memastikan proses Pemilu berjalan dengan transparan dan demokratis. 

Disisi lain, menyoroti tentang tantangan yang dihadapi oleh pemilih pemula, termasuk menangkal berita hoaks yang dapat mempengaruhi pemikiran. 

Untuk mengatasi hal ini, Lidartawan mengajak mahasiswa untuk meningkatkan literasi politik dan melakukan filterisasi informasi melalui sumber yang terpercaya.

"Dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses Pemilu, diharapkan dapat terwujudnya pemimpin yang berkualitas dan masyarakat yang sejahtera," imbuhnya.

Sementara itu Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani menjelaskan peran Bawaslu dalam mengawasi persiapan penyelenggaraan Pemilu. 

Ariyani menjelaskan bahwa tugas Bawaslu meliputi perencanaan tahapan Pemilu, pengadaan logistik oleh KPU, sosialisasi penyelenggaraan Pemilu, serta pencegahan praktik politik uang. 

Bawaslu juga aktif mengawasi netralitas aparatur sipil negara, anggota TNI, dan anggota Polri. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#KPU Bali #pilkada #politik #Bawaslu Bali #buleleng