Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Berjuang Melawan Tumpukan Sampah Sisa Upakara: DLH Buleleng Kerahkan 16 Orang Personel, Angkut 19 Truk Sampah

Eka Prasetya • Rabu, 13 Maret 2024 | 02:36 WIB

 

BERSIHKAN SAMPAH: Petugas DLH Buleleng membersihkan tumpukan sampah sisa upakara di Jalan Veteran, Singaraja.
BERSIHKAN SAMPAH: Petugas DLH Buleleng membersihkan tumpukan sampah sisa upakara di Jalan Veteran, Singaraja.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng harus kerja keras membersihkan timbunan sampah yang timbul saat hari pengerupukan, pada Minggu (10/3/2024) lalu.

Sampah-sampah sisa upacara yang ada di wilayah Kota Singaraja dan Kelurahan Sukasada, langsung diangkut menuju TPA Bengkala.

Perlu waktu semalaman bagi petugas DLH Buleleng untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.

Petugas kebersihan DLH Buleleng sudah mulai melakukan proses pembersihan pada pukul 18.00 sore. Tercatat ada 136 orang personel yang dikerahkan.

Sampah-sampah itu kemudian diangkut menggunakan 9 unit truk, 3 unit sepeda motor roda tiga, dan 2 unit mobil pikap.

Total sampah yang diangkut pun cukup banyak. Mencapai 97 meter kubik, atau setara sampah yang diangkut oleh 19 unit truk.

Kepala DLH Buleleng, Gede Melandrat mengatakan, pembersihan itu dilakukan untuk memastikan sampah-sampah di kawasan perkotaan bisa diangkut tepat waktu.

Sampah yang dibersihkan adalah timbunan sampah sisa upacara atau pecaruan.

“Sampah sisa pecaruan itu harus diangkut tepat waktu. Karena kalau dibiarkan, lalu diangkut setelah Nyepi, itu menimbulkan bau tidak sedap,” kata Melandrat.

Menurutnya sampah-sampah itu langsung dibawa ke unit komposting di TPA Bengkala.

“Karena sampah ini sisa upakara, maka langsung kami bawa ke komposting. Langsung dipilah dan diproses menjadi kompos,” demikian Melandrat. (*)

Editor : Eka Prasetya
#nyepi #dlh buleleng #sampah #buleleng #upakara